
Pemerintah Indonesia akan mewajibkan semua produk makanan dan minuman dengan kadar tinggi gula, garam, dan lemak untuk mencantumkan label gizi berwarna, mirip “traffic light” mulai akhir 2025. Warna merah artinya tinggi, kuning sedang, dan hijau rendah.
Baca selengkapnya : Indonesia will give food companies two years to meet new labelling rules
Langkah ini diambil untuk menekan angka obesitas yang terus meningkat, termasuk pada anak sekolah. Namun, bagi pelaku industri makanan dan minuman (FMCG), ini berarti satu hal: perubahan besar dalam sistem pelabelan, produksi, dan pengelolaan informasi produk.
Tantangan yang Dihadapi Industri FMCG
1. Update Informasi Produk Massal
Perusahaan harus:
- Mengukur ulang kadar gizi semua produknya
- Menyesuaikan desain label
- Mengurus approval ulang ke BPOM
Jika dilakukan manual, proses ini memakan waktu dan sangat berisiko kesalahan.
2. Kompleksitas Supply Chain
FMCG melibatkan:
- Ratusan SKU aktif
- Pabrik berbeda untuk tiap wilayah
- Supplier bahan baku dari berbagai daerah
Tanpa sistem digital, koordinasi bisa kacau dan menghambat distribusi.
3. Risiko Hukum dan Reputasi
Kesalahan pelabelan bisa mengakibatkan:
- Denda dari BPOM
- Penarikan produk dari pasar
- Kerusakan reputasi brand
Solusi: Gunakan ERP untuk Kelola Label Gizi Secara Terpusat
ERP (Enterprise Resource Planning) membantu produsen:
🔹 Kelola Informasi Gizi Terpusat
Semua data nutrisi disimpan dalam satu sistem, mudah diperbarui, dan otomatis sinkron ke divisi R&D, marketing, dan desain kemasan.
🔹 Integrasi dengan Sistem Produksi & Distribusi
Perubahan label otomatis terhubung dengan:
- Modul produksi untuk update batch baru
- Modul gudang untuk pemisahan stok lama & baru
🔹 Modul Audit dan Kepatuhan
ERP bisa melacak versi label dan mempermudah:
- Bukti kepatuhan saat audit BPOM
- Riwayat perubahan komposisi dan legalitas
Studi Kasus: Produsen Makanan Ringan Lokal
Sebuah brand makanan ringan di Jawa Barat mulai menggunakan ERP dari LayanaID untuk menghadapi regulasi baru. Hasilnya:
- Seluruh informasi nutrisi untuk 70 produk disusun ulang dalam 1 minggu
- Tim produksi langsung akses versi label terbaru dari sistem
- Manajemen bisa pantau compliance dari dashboard
LayanaID Siap Mendukung Industri FMCG
Kami menyediakan ERP modular untuk:
- Manajemen produk & nutrisi
- Pelacakan batch produksi
- Audit trail & compliance report
- Integrasi label ke sistem desain kemasan
Dengan sistem yang efisien dan terstruktur, bisnis Anda tidak hanya patuh regulasi, tapi juga lebih siap untuk bersaing secara global.
Penutup
Regulasi label gizi bukan ancaman—tapi peluang untuk membuktikan bahwa brand Anda peduli terhadap kesehatan konsumen. Digitalisasi melalui ERP adalah langkah pertama untuk menjadikan proses ini lebih cepat, akurat, dan terukur.
🚀 Ingin tahu bagaimana ERP bisa bantu industri makanan Anda?
Silakan hubungi langsung:
📱 Zar +62 882-1664-5710